"Bisa dibilang, penjara di dalam penjara. Tidak semua orang bisa menjangkaunya. Petugas saja tidak semua bisa masuk. Letaknya tersendiri," kata Surianto lagi.
Menurut Surianto, untuk awal, pihaknya sengaja menempatkan Mindo di sel tersebut untuk penyesuaian diri. Ada beberapa alasan bagi Lapas untuk menempatkan Mindo di sel blok maksimum.
"Alasannya, pertama agar petugas mengenalinya secara jelas. Karena kalau ditempatkan di blok umum, agak sulit dikenali. Selain itu, untuk memastikan yang bersangkutan sehat secara jasmani dan rohani dan juga untuk mengukur lingkungan. Kita kan tidak tahu, apakah di dalam ada musuhnya atau tidak. Intinya demi keamanan yang bersangkutan juga," jelas Surianto.
Baca juga: Hotma Sitompul Kaget dengan Penangkapan Mindo Tampubolon
Saat disinggung terkait jangka waktu yang akan dijalani Mindo di dalam sel tersebut, Surianto mengatakan, dalam ketentuan baku, penempatan dalam sel blok maksimum harus dilakukan selama 1/3 total masa hukuman yang dijatuhkan. Namun, dengan adanya pola assesment yang baru, pihak Lapas tidak hanya memperhatikan masa hukuman saja namun juga dilihat dari pola perilaku sang napi.