“Keindahan Sumba sudah mendunia. Jadi, Festival Sandalwood jangan sampai terlewatkan. Mulai atur perjalanan menuju ke Sumba Timur. Apalagi, eventnya sudah dekat. Kami tunggu semuanya di Sumba Timur. Mari berbagi inspirasi dan keindahan melalui Festival Sandalwood 2019,” terang Gidion lagi.
Sementara Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty mengatakan, Sumba adalah destinasi wisata luar biasa. Sumba akan semakin eksotis dengan Festival Sandalwood. Event ini menjadi representasi keindahan budaya masyarakat Sumba. Ada tenun, lalu warga di sana juga lekat dengan Kuda Sandel.
“Melalui sentuhan kemasan barunya, festival ini sangat menarik,” jelas Ketua Tim Pelaksana CoE Esthy Reko Astuty.
Selain Parade Kuda Sandal, Pulau Sumba juga dimeriahkan Parade Tenun Ikat Sumba. Kegiatan ini digelar Kamis (11/7). Venue parade berada di Lapangan Pahlawan, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selang berikutnya, Pameran tenun Ikat Sumba Timur dan parade seni budaya digelar masif 12-15 Juli 2019.
“Wisatawan akan mendapatkan banyak experience saat berada di Festival Sandalwood 2019. Ada banyak hal yang didapat dan tentu menjadi pengetahuan baru. Silahkan berkunjung ke Festival Sandalwood ini. Sebab, aksesibilitas menuju ke sana mudah,” papar Asisten Depduti Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenar Muh. Ricky Fauziyani.