Menpar Arief Yahya Optimis Kunjungan Wisman New Zealand ke Indonesia Meningkat

, Jurnalis
Jum'at 12 Juli 2019 13:53 WIB
Foto: dok.Humas Kemenpar
Share :

Wisman New Zealand pengeluaran rata-rata rata-rata warganya USD 1.500. “Maka kita akan semakin serius menggarap New Zealand sebagai originasi yang potensial untuk menaikkan ASPA, average spending per arrival (Red. Pengeluaran rata-rata wisatawan mancanegara per kunjungan) ke Indonesia,” kata Arief Yahya.

Ia yakin jumlah kunjungaan wisman New Zealand ke Indonesia bisa ditingkatkan, sebab Kemenpar sudah melakukan kampanye wisata alam yang tepat. “Ini semakin mengkonfirmasi bahwa digital campaigne kita yang menonjolkan alam untuk target market New Zealand sudah tepat. Tentu tidak mungkin 100% alam, harus ada sentuhan budaya dan hospitality yang menjadi kekuatan Indonesia,” ungkap mantan Dirut PT Telkom ini.

Sementara itu perlu diketahui arus wisman New Zealand ke Indonesia sedang dalam tren positif. “Saya sudah melihat angka-angkanya, New Zealand naik bagus sekali. Tahun 2017 pertama kali tembus di atas 100 ribu, persisnya saya bulatkan 107 ribu wisman, atau persianya 106.9 ribu wisman. Trend nya naik terus, karena itu saya datang ke Auckland,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Crowne Hotel Auckland.

Pada 2018 kunjungan wisman New Zealand ke Indonesia naik lagi menjadi 128 ribu atau 20% dibanding 2017 yang sudah 107 ribu. Kesuksesan tersebut didukung oleh infrastruktur yang mendukung adanya penerbangan, direct flight dari Denpasar-Auckland, oleh Emirates. “Lagi-lagi kuncinya adalah direct flights atau akses langsung,” ungkapnya.

Arief pun kini semakin yakin sanggup memenuhi target mendatangkan 145 ribu Wisman New Zealand ke Tanah Air. Optimisme itu muncul setelah grafik menunjukkan pada Januari sampai Mei 2019 ini sudah 42,7 ribu wisman New Zealand yang datang. Angka itu naik 13.26% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya