DEPOK - Peristiwa penembakan yang menewaskan anggota Polri Bripka Rahmat Efendy di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Kamis 25 Juli 2019, pukul 20.50 WIB.
Pelayanan masyarakat sempat terganggu, sebab pintu gerbang Polsek Cimanggis sempat tertutup untuk umum, namun sejak pagi pelayanan kembali dibuka dan sudah berjalan normal.
Baca Juga: Pelayanan di Polsek Cimanggis Tetap Berjalan Normal Pasca-Penembakan
Seorang warga Cimanggis, Budi (43) mengatakan ketika ingin membuat laporan atas kehilangan identitasnya, anggota polsek Cimanggis langsung melayani di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Dia pun mengetahui adanya peristiwa penembakan itu melalui media massa.
"Sudah bisa buat laporan, tidak ditutup tadi pelayanan normal kok tidak ada kendala," ucap dia di Polsek Cimanggis, Jumat (26/7/2019).
Selain itu, Bambang (27) menuturkan jika pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) juga tidak terkendala apa pun.
"Iya saya tadi buat SKCK sudah bisa kok, gak ada kendala juga pelayanan normal," ungkapnya.
Perlu diketahui Anggota Samsat Polda Metro Jaya Bripka Rahmat Efendy tewas bersimbah darah diruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis Jl. Raya Bogor Jakarta KM 33 Kel Curug Kec Cimanggis Kota Depok, Kamis 25 Juli 2019 pukul 20.50 WIB.
Baca Juga: Polsek Cimanggis Dijaga Ketat Pasca-Insiden Penembakan Polisi
Korban tewas oleh sesama anggota polisi berpangkat Brigadir Rangga Tianto dengan 7 luka tembak di bagian dada, leher, paha dan perut sehingga korban meninggal di tempat.
Pengamatan Okezone, setelah adanya penembakan tersebut, beberapa petugas provos kepolisian pun langsung berjaga di pintu gerbang Polsek Cimanggis agar tidak sembarang orang bisa memasuki Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu nampak kehadiran sejumlah kepolisian dari Polresta Depok dan Polda Metro Jaya. Awak media pun dibatasi dan hanya bisa meliput peristiwa dari luar pagar halaman kantor Polsek Cimanggis. Sedangkan lokasi kejadian dengan pintu gerbang hanya berjarak 500 meter.
(Fiddy Anggriawan )