Lebih lanjut Nasir menjelaskan sistem kerja dari ETLE. dimana ada pelanggaran lalu lintas kemudian kamera ETLE mencocokan dengan data keberadaan kendaraan.
Dari penelusuran itulah sesuai identifikasi data kendaraan maka yang ditemukan adalah data Radityo. Meskipun pihak pemilik pelat kendaraan merasa dirugikan karena dipalsukan dan melanggar lalu lintas.
"Yang salah adalah pemalsu nopol dan pengemudinya yang tidak pakai sabuk keselamatan," jelas Nasir.
Sebelumnya diketahui viral di media sosial twitter setelah akun @rdtyou alias Radityo Utomo mengaku mengaku mengalami kerugian karena plat nomor milik kendaraannya B 1826 UOR dipalsukan oleh orang lain. Hal usai Radityo dikirimi surat tilang dari pihak Kepolisian dan ia tak merasa melakukan pelanggaran lalu lintas.