Sedangkan pengunjung yang berdiri di luar kolam ombak berlarian untuk menyelamatkan diri.
Sejumlah wisatawan terdengar menjerit melihat “tsunami” dan beberapa dari mereka terjatuh.
Rekaman diambil setelah kekacauan menunjukkan seorang wanita berbaring terluka dan berdarah dari kakinya.
Seorang juru bicara taman air mengatakan kepada media setempat dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa ombak besar disebabkan oleh kesalahan mekanis. Hanya sekitar 10 orang yang terluka.
“Kolam ombak ditutup selama sehari untuk perbaikan. Sudah diperbaiki dan akan dibuka kembali,” kata dia.