Baca juga: Dampak Gempa Banten, 1 Orang Meninggal Dunia, 1.050 Jiwa Mengungsi
Agus merinci bahwa ratusan rumah yang rusak tersebut berada di berbagai wilayah yang terdampak langsung gempa. Ia mengatakan kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kabupaten Pandeglang sebanyak 60 rumah, termasuk tempat ibadah dan sebuah kantor desa. Kemudian di Kabupaten Sukabumi 26 rumah.
"Kota Bogor 1 rumah retak-retak, Kabupaten Cianjur 7 rumah, Kabupate Bandung 2 rumah, Kabupaten Bandung Barat 6 rumah, Kabupaten Serang 6 rumah, Kabupaten Lebak 5 rumah, Kabupaten Cilegon 4 rumah," ungkapnya.
Baca juga: Polda Banten Siagakan 250 Personel ke Lokasi Titik Gempa
Seperti diketahui, akibat gempa bumi yang terjadi pada Jumat, 2 Agustus 2019 sekira pukul 19.30 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun, pada 21.35 WIB, peringatan itu dicabut.
(Awaludin)