Baca Juga: Kominfo Ungkap Aplikasi Game yang Kerap Dipakai untuk Kejahatan Seksual kepada Anak
Lebih lanjut, Riki mengatakan aplikasi permainan tersebut di dalamnya terdapat fasilitas percakapan yang dipakai untuk memasukkan nomor telefon pribadi.
Dari fasilitas percakapan yang tersedia dan nomor telefon yang diberikan oleh anak-anak dapat mempermudah para pelaku melakukan aksi pelecehan seksual kepada anak dalam aplikasi itu.
"Kita lihat teknologi atau internet ini seperti 'pisau bermata dua', bisa digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, tapi juga akan melukai diri kita sendiri kalau kita tidak cermat menggunakannya. Khususnya internet ini memang sesuatu yang baru sehingga akan mengubah banyak hal," kata Riki.
(Edi Hidayat)