Ia menjelaskan sebagaimana pengambilan air hari sebelumnya setidaknya sekali ambil helikopter mampu mengambil 4.000 liter air.
"Kalau kemarin memang mampu mengambil 4.000 liter sekali ambil. Kemarin itu lima kali pengambilan. Sebelum akhirnya dihentikan karena cuaca yang tidak mendukung di lereng Arjuno," tuturnya.
Dirinya juga memastikan pengambilan air di Waduk Selorejo tak akan membuat persediaan dan suplai air ke masyarakat dan irigasi terbatas.
"Kami pastikan tidak akan mempengaruhi debit air. Di sana debitnya sangat mencukupi, kalau sekali ambil 4.000 liter, 10 kali ambil pun tetap mencukupi. Hanya kami mengamankan dan menentukan lokasi pengambilan air di waduknya supaya tidak nyangkut di jaring atau mengganggu aktivitas masyarakat apapun di Selorejo," ucapnya.