"Kecuali di hub, karena ada genset. Dan beberapa lokasi penting ada genset, BTS di gedung itu hidup karena gedungnya ada genset. Kalau sinyal di gedung relatif berfungsi," imbuhnya.
Baca Juga: Bareskrim Bantu PLN Selidiki Penyebab Mati Listrik
Baca Juga: Kebakaran di Johar Baru Diduga Akibat Lilin
Rudiantara menyebut bahwa laporan provider hanya bisa mengcover sebanyak 25% persen kebutuhan sinyal saat adanya peristiwa mati listrik tersebut. Namun, ia menargetkan seluruh jaringan komunikasi berlangsung normal hari ini.
"Sampai sekarang masih ada beberapa, tapi hari ini sudah selesai. Kemarin peaknya puncaknya antara pukul 15.00 WIB sore sampai pukul 18.00 WIB, artinya 25 persen puncaknya. Saya pantau," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)