Setelah itu, baik korban maupun pelaku, menyelesaikan soal hilangnya burung merpati secara kekeluargaan. Namun entah setan mana yang merasuki tubuh pelaku, Ipan pun kembali mendatangi rumah korban dengan berbekal pisau belati.
"Senjata tajam itu dihujamkan ke dada kiri dan leher sebelah kanan korban Anton," ucapnya.
Seperti tak merasa bersalah dengan perbuatannya, dengan santai pelaku Ipan berjalan keluar dari rumah korban dengan tangan berlumuran darah. Beruntung banyak warga yang melihat pelaku, dan langsung diamankan warga tanpa adanya perlawanan.
Setelah menerima laporan terkait kejadian itu, anggota Unit Reskrim Polsek Babakan Ciparay meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti.