Kru darurat telah berjuang untuk menyelamatkan pengendara yang terdampar karena banjir. Pohon tumbang dan pemadaman listrik terjadi secara luas. Pihak berwenang telah membatalkan lebih dari seribu penerbangan dan membatalkan layanan kereta saat kota itu bersiap menghadapi badai.
Lekima diperkirakan akan kembali melemah sebelum mencapai Shanghai, meski masih membawa risiko menyebabkan banjir.
BACA JUGA: Lima WNI Anak Buah Kapal Taiwan Dilaporkan Hilang di Laut
Sekira 250.000 orang di Shanghai telah dievakuasi, sementara 800.000 orang lainnya di Provinsi Zhejiang juga telah diungsikan dari rumah mereka. Media pemerintah China mengatakan bahwa diperkirakan 2,7 juta rumah di wilayah itu kehilangan daya karena tiang-tiang listrik tumbang akibat angin kencang.
Xinhua melaporkan bahwa Lekima adalah topan kesembilan yang melanda China pada tahun ini, tetapi merupakan yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Topan itu awalnya diberi peringatan cuaca tingkat tertinggi tetapi kemudian diturunkan ke tingkat "oranye".
(Rahman Asmardika)