Surat Penembak Jamaah Masjid Christchurch Muncul di Internet, Selandia Baru Minta Maaf

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Kamis 15 Agustus 2019 12:59 WIB
Brenton Tarrant, teroris yang menyerbu masjid di Selandia Baru. Foto/Reuters
Share :

WELLINGTON – Pemerintah Selandia Baru meminta maaf Kamis (15/8/2019) setelah pelaku penembakan Masjid Christchurch diizinkan mengirim surat dari penjara yang mendukung pemahaman "kebencian" yang kemudian dibagikan seseorang ke internet.

Brenton Tarrant warga Australia berada di penjara dengan keamanan maksimum di Auckland menunggu persidangan atas pembunuhan 51 jemaah Muslim pada 15 Maret 2019 dalam penembakan massal terburuk dalam sejarah Selandia Baru modern.

Pemerintah Selandia Baru sebelumnya telah berjanji untuk menyebarluaskan pidato kebencian Tarrant, tapi tetap mengizinkannya untuk mengirim surat.

Baca juga: Pelaku Penembakan di Dua Masjid Selandia Baru Menyatakan Dirinya Tak Bersalah

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya