PM Lee: Singapura Membutuhkan Rp1.025 Triliun untuk Lindungi Diri dari Kenaikan Air Laut

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 19 Agustus 2019 08:55 WIB
Foto: Reuters.
Share :

SINGAPURA – Singapura diperkirakan membutuhkan lebih dari SD100 miliar (sekira Rp1.025 triliun) selama lebih dari 100 tahun untuk melindungi negaranya dari meningkatnya ketinggian air laut. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada Minggu, di saat Negeri Singa bersiap menghadapi efek dari pemanasan global.

“Berapa biaya untuk melindungi diri kita dari naiknya permukaan laut? Dugaan saya mungkin SD100 miliar selama 100 tahun, sangat mungkin lebih,” kata PM Lee sebagaimana dilansir Reuters, Senin (19/8/2019).

Lee mengatakan Singapura memiliki beberapa opsi di masa depan termasuk dengan membangun polder, area tanah yang direklamasi dari perairan, atau mereklamasi serangkaian pulau di lepas pantai dan menghubungkannya dengan bendungan.

Saat ini Singapura telah mengambil beberapa tindakan, termasuk memberlakukan pajak karbon dan mensyaratkan pembangunan infrastruktur-infrastruktur penting di masa depan. seperti terminal dan pelabuhan bandara baru yang akan dibangun, di tempat yang lebih tinggi.

Awal tahun ini, pemerintah mengatakan akan menghabiskan SD400 juta (sekira Rp4 triliun) selama dua tahun ke depan untuk meningkatkan dan memelihara saluran air negara itu dan memperkuat ketahanan banjirnya.

Pernyataan PM Lee itu disampaikan pada pidato tahunan Hari Nasional Singapura, di mana dia menjabarkan kebijakan dan prioritas pemerintah.

Hal lain yang juga disampaikan dalam pidato tersebut adalah mengenai rencana pemerintah untuk meningkatkan secara bertahap usia pensiun dari 62 tahun saat ini, menjadi 63 tahun di 2022 dan 65 tahun di 2030.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya