Pertumbuhan Singapura, yang memiliki usia harapan hidup terpanjang di dunia, bergantung lebih pada penduduknya yang lebih tua karena angka kelahiran turun dan tenaga kerja asing dibatasi.
"Kebanyakan manula sebenarnya tidak ingin berhenti bekerja," katanya. "Kami sehat lebih lama dan hidup lebih lama, tetapi kami tidak ingin menghabiskan lebih banyak tahun di masa pensiun".
"Juga banyak dari kita ingin membangun sarang telur yang lebih besar ketika kita akhirnya pensiun".
Singapura menghadapi prospek pertumbuhan yang melambat tahun ini. Negeri Singa memotong perkiraan pertumbuhan ekonomi setahun penuh pekan lalu di tengah kekhawatiran resesi sebagai dampak pukulan keras dari perang dagang China dan Amerika Serikat (AS).
(Rahman Asmardika)