SEOUL – Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyatakan keyakinan suatu saat akan terjadi reunifikasi Korea atau Korea bersatu. Apalagi pengalaman di Jerman sudah menunjukkan bahwa Jerman Barat dan Timur bisa bersatu walau dulu banyak yang melihatnya tidak mungkin terjadi.
Hal itu diungkapkan Megawati saat berbincang dengan wartawan usai tiba di Seoul, Korea Selatan, Senin 26 Agustus 2019 malam waktu setempat. Megawati hadir di sana untuk menjadi salah satu pembicara utama acara DMZ International Forum on the Peace Economy.
Baca juga: Ini Susunan Pengurus DPP PDIP 2019-2024 yang Dibentuk Megawati
Ia mengungkapkan sudah "langganan" mengisi pertemuan dan konferensi perdamaian di Korea. Sebab selain dikenal sebagai orang Indonesia, dirinya adalah putri Bung Karno, proklamator RI yang berhubungan baik dengan pemimpin kedua Korea sejak dahulu.
Bung Karno mengenal mendiang Kim Il-sung yang merupakan kakek Presiden Korea Utara saat ini Kim Jong-un. Sementara Megawati kenal dengan Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un.
Megawati menjelaskan sudah berkali-kali bertemu dan berkomunikasi dengan pemimpin kedua Korea. Memang hal yang utama, ada keinginan dari kedua belah pihak melakukan sebuah hubungan kembali setelah "terpisah".
Baca juga: Megawati Ingin Pemilihan Ketua MPR Aklamasi
"Pada kenyataannya formulasi yang saya sampaikan kepada almarhum Kim Jong-il pada waktu itu, maupun Presiden Korsel saat itu Roh Mo Hyun, sebenarnya sudah saya lihat hubungannya mendekat. Tapi kita sendiri mengerti ada perkembangan politik tersendiri," ujar Megawati.
Keinginan menghubungkan kembali persaudaraan itu masih kuat. Kini kembali seperti gayung bersambut di era pemimpin Korut saat ini. Megawati mengaku diminta kembali bisa membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di antara kedua Korea.