Megawati mengaku sudah meminta agar apa pun kondisinya tidak ada yang menyerah untuk perjuangan ke arah perdamaian kedua negara.
"Saya bilang jangan menyerah, karena apa pun tidak hanya persoalan politik. Tapi ini masalah kekeluargaan yang dipecah sedemikian rupa akibat politik. Sehingga tentunya, saya sangat yakin mereka akan menjadi satu negara kembali," ujar Megawati menyampaikan harapannya.
"Mungkin nanti satu negara dua sistem. Karena kalau kita lihat kan Jerman akhirnya bisa bersatu, yang pada waktu itu rasanya tidak mungkin," tegas ketua umum PDIP ini.
Baca juga: Presiden Korsel Janji Kejar Upaya Reunifikasi Korea pada 2045
Sebagaimana diketahui, reunifikasi Jerman berlangsung pada 3 Oktober 1990, ketika mantan daerah Republik Demokratis Jerman atau Jerman Timur digabungkan ke Republik Federal Jerman atau Jerman Barat.
Selepas pemilihan umum bebas pertama Jerman Timur pada 18 Maret 1990, rundingan di antara Jerman Timur dan Barat selesai dalam satu kesatuan perjanjian. Negara Jerman yang telah bersatu menjadi anggota Komunitas Eropa dan NATO.
Baca juga: Korea Utara Tolak Lanjutkan Pembicaraan Damai dengan Korea Selatan
Keberadaan Megawati di Seoul adalah dalam rangka mengikuti DMZ International Forum on the Peace Economy.
Di arena tersebut, Megawati akan menjadi salah satu pembicara utama bersama mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroder, mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, presiden pertama Mongolia Punsalmaagiin Ochirbat, serta beberapa tokoh penting lainnya dari Rusia, Amerika Serikat, dan Norwegia.
(Hantoro)