JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi trotoar di 31 ruas jalan. Rencananya, ketika pengerjaan itu selesai, jalur pejalan kaki itu akan terintegrasi dengan angkutan umum pada akhir tahun 2020 mendatang.
"Provinsi DKI Jakarta melakukan percepatan pembangunan fasilitas pejalan kaki di 31 ruas jalan protokol, arteri, dan penghubung," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho di Jakarta, Selasa (27/8/2019).
Ia menjelaskan, dari 31 ruas jalan, ada 10 trotoar yang sudah dikerjakan pada tahun 2019. Kata dia, pihaknya menargetkan akhir tahun nanti pengerjaan revitalisasi trotoar itu telah selesai.
"Panjang trotoar yang direvitalisasi tahun 2020 sekitar hampir 47 KM. Untuk yang 2019 hampir 14 KM," ujarnya.
Baca Juga: TGUPP Anies Twitwar dengan Sekjen PSI soal Pos Pengaduan
Dalam melakukan revitalisasi sepanjang 14 KM di tahun 2019, kata dia, pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp275 miliar. Sementara, untuk di 2020 untuk plot anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,1 triliun.
"Dan di 2020 kita merencanakan anggaran sekitar hampir Rp1,1 triliun. Itu karena agak banyak," kata dia.
Adapun rincian ruas jalan yang trotoarnya direvitalisasi adalah sebagai berikut:
Tahun 2019:
1. Jalan DR Satrio
2. Jalan Otto Iskandardinata
3. Jalan Matraman Raya
4. Jalan Pangeran Diponegoro
5. Jalan Kramat Raya dan Jalan Salemba Raya
6. Jalan Cikini Raya
7. Jalan Latumenten
8. Jalan Danau Sunter Utara
9. Jalan Yos Sudarso
10. Jalan Kemang Raya