Awiek menjelaskan, permasalahan itu bisa terulang terjadi apabila dilihat dari tipe masyarakat Indonesia yang gemar lebih mendekat dengan pusat Pemerintahan Indonesia.
"Karena tipikal masyarakat Indonesia biasanya mendekat kepada pusat aktivitas pemerintahan. Sehingga harus betul-betul ada pengendalian terhadap kawasan tersebut," ujar Awiek.
Baca juga: Fadli Zon: Gedung DPR/MPR Ikut Pindah ke Ibu Kota Baru
Selain itu, Awiek menambahkan, tantangan selanjutnya yang harus disiapkan oleh pemerintah adalah bagaimana strategi untuk mengendalikan kepadatan penduduk.
"Selanjutnya harus dipikirkan di kota yang baru adalah tata ruang, serta pengendalian kepadatan penduduk," tutup Awiek.
(Awaludin)