Karena itulah, Fahri meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengambil tindakan tepat sebagai kepala negara guna meredakan konflik di bumi cenderawasih.
"Inilah tugas berat pemimpin Indonesia, karena memiliki luas wilayah dan disparitas, baik fisik maupun nonfisik yang tidak kecil," tuturnya.
"Jarak antara Jakarta dan Papua itu tidak mengandung jarak fisik, tetapi juga mengandung jarak-jarak lain, termasuk jarak psikologis dan lain sebagainya yang semuanya harus dijembatani dengan rencana-rencana yang luar biasa," kata Fahri.
(Rizka Diputra)