Kendati demikian, Mahfud menegaskan kekhawatiran pegawai KPK tak lagi loyal jika sudah diangkat menjadi ASN bukanlah hal besar. Sebab, seharusnya para pegawai KPK harus loyal kepada negara.
"Monoloyalitas kita itu pada negara dan hukum. Jangan dipisahkan KPK sebagai entitas dari institusi kenegaran yang resmi milik negara," tegas dia.
Mahfud mengaku, sejak awal dirinya sangat mendukung KPK. Bahkan dia ikut melawan para pihak yang ingin menghantam KPK. Setidaknya ada 12 kali Mahfud ikut membela lambaga antirausah di peradilan saat masih menjadi Ketua MK.
"Saya bela terus sampai menang terus. Tapi kita juga harus melihat secara objektif. Ada hal-hal yang mungkin perlu diperbaiki. Jangan sampai putus asa," urai Mahfud.
Baca Juga: Gerindra Minta KPK Diperkuat, tapi Tetap Harus Dievaluasi