JAKARTA - Pihak keluarga Faisal Amir, mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), menyambangi Gedung Bareskrim Polri untuk membuat laporan dugaan kekerasan saat mengikuti aksi di Gedung DPR RI.
Ibunda Faisal, Ratu Agung menyatakan, dalam rencana pembuatan laporan polisi ini, pihaknya membawa sejumlah barang bukti terkait dengan kasus dugaan kekerasan yang menimpa anaknya tersebut.
"Yang dibawa foto, apa namanya, laporan yang kronologi kejadian dan lain-lain," kata Ratu di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).
Ratu tak sendiri saat hendak membuat laporan di Gedung Bareskrim. Pasalnya, dia juga didampingi oleh para mahasiswa/i dari Universitas Al-Azhar yang merupakan kampus dari Faisal.
"Kedatangan kami ke sini untuk melaporkan kepada Bareskrim tentang kejadian anak saya yang jadi korban penganiayaan berat," ujar perempuan berkerudung itu.
Baca Juga : Polisi Sebut Bom Rakitan Dosen IPB Berdaya Ledak Luar Biasa
Ratu menambahkan, dengan dibuatnya laporan tersebut, pihaknya berharap aparat kepolisian mampu mengungkap pelaku yang dengan kejam melakukan penganiayaan terhadap anaknya itu.
"Saya sebagai warga negara yang baik mau minta tolong kepada aparat keamanan. Anak saya yang menurut saya itu snagat kejam dan tidak berperikemanusiaan," tutup Faisal.
(Angkasa Yudhistira)