Setelah memastikan adanya transaksi pemberian uang, pada hari yang sama tim langsung bergerak untuk mengamankan orang-orang terkait.
"Tim mengejar AND, seorang ajudan, setelah mengambil uang tunai Rp50 juta di rumah IAN. Namun, tim tidak berhasil mengamankan AND, dia kabur setelah berusaha menabrak tim yang bertugas di lapangan," ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Medan Ditahan KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur
(Arief Setyadi )