KEDIRI - Peringatan hari santri nasional di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri diwarnai insiden meledaknya balon yang bertuliskan ‘Hari Santri Nasional Tahun 2019’.
Awalnya balon yang dilepaskan usai upacara peringatan hari santri tersangkut di kawasan hutan RPH Manggis petak 60 D sekira Pukul 11.00 WIB. Balon kemudian diperebutkan warga Dusun Manggis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu yang tengah kerja bakti di musala, termasuk masyarakat yang melintas di sana,
Nahas saat diperebutkan itulah tiba-tiba balon meledak dan membuat 8 orang mengalami luka bakar cukup serius sehingga harus dilarikan ke RSUD Pare.
Kapolsek Puncu Kediri AKP M.S. Yusuf membenarkan kejadian ledakan balon ini. Diduga ledakan berasal dari tekanan balon yang berisi gas.
"Delapan orang warga ini mencoba mengambil balon tersebut. Tapi saat diambil tiba-tiba meledak. Mereka mengalami luka bakar cukup serius dan dibawa ke RSUD Pare," tutur M. S. Yusuf, saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (22/10/2019) malam.
Para korban yakni Juwanto (34), Winarko (37), Sutikno (40), Zaki (10), dan Mukidi (48) yang merupakan warga Dusun Manggis, Desa Sidomulyo, Puncu, Kabupaten Kediri. Sedangkan 3 korban lain adlaah warga Desa Sidomulyo yang identitasnya belum diketahui.
"Mereka rata-rata menderita luka bakar di muka dan tangan kini masih menginap di RSUD Pare," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)