Tak hanya ibundanya, pelaku meneror dengan cara sama ke teman-teman korban. Pelaku mengancam bakal terus melakukan tindakan tak senonoh menggunakan nomor telepon korban ke semua yang KA kenal. Mereka juga diminta mengikuti kemauan pelaku, yakni menunjukkan alat vitalnya ke kamera panggilan video. Obrolan itu dilakukan pelaku menggunakan ponsel korban melalui pesan whatsapp.
Baca juga: 10 Kali Beraksi, 2 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Depok Ditembak Polisi
Dikonfirmasi terkait masalah tersebut, salah seorang guru SMAN 1 Karanganyar, Sugiarto membenarkannya. Dikatakan, KA tetap masuk sekolah.
"Untungnya enggak ada yang mau menanggapi (permintaan pelaku). Tadi, polisi meminta keterangan ke sekolah," katanya. Ia juga merasa heran ponsel milik korban yang telah dikunci, bisa dibobol pelaku.
(Awaludin)