Usulan Jokowi terkait perubahan istilah guna mencegah penyebaran radikalisme terlontas dalam rapat terbatas di Kantor Presiden dengan topik Penyampaian Program dan Kegiatan Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Jokowi menginginkan adanya upaya yang meluas untuk mencegah yang disebut radikalisme. Hingga akhirnya melontarkan wacana frasa radikalisme diganti dengan manipulator agama.
"Apakah ada istilah lain yang bisa kita gunakan, misalnya manipulator agama," kata Jokowi.
(Arief Setyadi )