Panglima TNI Bahas Pertahanan Ibu Kota Baru saat Rapat Dengan Komisi I

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Rabu 06 November 2019 14:40 WIB
Rapat TNI di DPR RI (Foto: Okezone/Harits)
Share :

Karenanya, Hadi menilai diperlukan pengamanan yang kuat harus dibangun dalam ibu kota baru ini. Mengingat hal itu harus diperhatikan agar jauh dari serangan musuh.

“Rencana pemindahan ibu kota negara, dalam situasi krisis atau perang, ibu kota suatu negara akan menjadi sektor senter of gravity. Yang tentunya akan diserang oleh musuh hingga kekuatan penuh. Oleh karena itu pembangunan sistem pertahanan di ibu kota negara merupakan suatu hal yang mutlak bagi Indonesia,” tegasnya.

Ia mengatakan, pembangunan sistem pertahanan di ibu kota baru meliputi penangkalan serangan rudal, pesawat udara musuh, roket, infiltran, sabotase siber, serta ancaman chemical biology, nuclear, dan explosive.

"Serta memiliki jalur pendekatan dalam mobilisasi kekuatan militer baik aspek darat, laut, maupun udara sebagai persiapan rencana kontijensi dan rute evakuasi VVIP," tandasnya.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya