Mneurutnya, angka ini diprediksi akan terus meningkat melalui semangat branding wisata “The Light of Aceh”. Targetnya, kunjungan wisatawan nusantara mencapai 3 juta orang dan wisatawan mancanegara mencapai 150 ribu orang pada tahun 2019. Sementara, angka kunjungan wisatawan Muslim ke Aceh diharapkan juga akan meningkat dari 35 ribu wisatawan menjadi 50 ribu wisatawan tahun 2019.
“Melalui promosi wisata Aceh di beberapa kota besar di Indonesia khususnya di Pulau Sumatera dan di Jakarta sebagai pasar wisata nusantara dan mancanegara melalui pameran bertajuk "Aceh Sumatera Expo 2019” yang akan digelar di Mall Kasablanka di Jakarta dari 14 hingga 16 November, diharapkan tidak hanya menjadi media efektif dalam rangka membangun pencitraan positif tentang Aceh, memperkenalkan Aceh sebagai salah satu Destinasi Wisata halal dunia di kawasan paling barat Republik Indonesia dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh yang diprediksikan akan mencapai 150.000 orang pada tahun 2019, namun juga memperkenalkan Aceh sebagai Destinasi Investasi Dunia dengan berbagai peluang investasi dan kemudahan perizinan lainnya, “ sebut Jamal.
Jamal mengatakan, sebelum ASPO, akan digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Aceh Sumatera Expo 2019. Kegiatan ini akan dihadiri oleh unsur Pemerintah Aceh dan Kab/kota sebagai CEO di daerah. Serta stakeholder pariwisata terkait lainnya. Rakor akan dilangsungkan 4 November 2019 di Hotel Kyriad Banda Aceh. kemudian pada 13 November, akan digelar Seminar pariwisata dan ASPO dengan ragam kegiatan. Seperti Business Meeting (Sales Mission), pemeran produk UMKM, kreasi dan demo makanan daerah, fashion show, pentas seni dan tari, serta peforma penyayi kondang Aceh, Rafli Kande, Keubibit, dan Ganiya Ghazi.
Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, menambahkan, pariwisata Aceh perlu dukungan semua pihak. Khususnya, masyarakat millennial Aceh yang memiliki kepedulian dalam menviralkan ragam pesona wisata Aceh melalui dunia maya.
“Penyelenggaraan Aceh Sumatera Expo 2019 dengan taglinenya “Like, Love & Share Aceh” 2019 menjadi salah satu strategi efektif dalam mempromosikan pesona wisata Aceh di Jakarta, dan dukungan masyarakat millennial Aceh adalah sebuah keniscayaan agar Aceh semakin dikenal (viral), menjadi daya tarik dan layak untuk dikunjungi oleh wisatawan, “ sebut Rahmadhani.
Menurutnya tren kunjungan wisatawan ke Aceh meningkat setiap tahunnya, tapi belum fantastis.