JAKARTA – Ketua Panitia Reuni 212 Awit Mashuri mengatakan pihaknya sedang mengupayakan pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia, supaya bisa menghadiri reuni akbar alumni 212 di Lapangan Monas pada 2 Desember 2019.
Habib Rizieq belum kembali ke Tanah Air diduga karena ada permintan pencekalan dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi. Habib Rizieq yang kini tertahan di Makkah telah menunjukkan surat pencekalan tersebut.
Baca juga: Alumni 212 Akan Reuni Akbar di Monas, Habib Rizieq Direncanakan Hadir
“Sudah dan sedang di sana diupayakan (Pemulangan Habib Rizieq),” kata Awit saat berbincang dengan Okezone, Senin (11/11/2019).
Aksi 212 di Jakarta (Okezone.com/Heru)
Awit yang juga Kepala Bidang Penegakkan Khilafah DPP FPI ini menjelaskan, salah satu upaya untuk memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia adalah dengan membujuk pemerintah Arab Saudi.
Baca juga: Prabowo Tak Diundang ke Reuni 212, Kenapa?
Tetapi, kata Awit, pemerintah Arab Saudi belum bisa mencabut pencekalan tersebut karena belum menerima jaminan dari pemerintah Indonesia terkait keamanan Habib Rizieq.
“Sudah dibujuk, tapi Kerajaan Saudi sendiri meminta jaminan keamanan dari pemerintah Indonesia untuk kepulangan Habib (Rizieq). Artinya pemerintah Saudi yang lebih sayang kepada Habib Rizieq,” tuturnya.