Mengumumkan identifikasi dan penangguhan petugas polisi yang terlibat, kepala polisi memuji "orang yang memiliki pikiran untuk merekam kejadian tersebut dan [saya] berterima kasih kepada semua warga Kenya yang membuatnya menjadi viral".
Sebelumnya, Mutyambai, menggambarkan apa yang terjadi sebagai "insiden yang tidak menguntungkan".
Semua petugas polisi "dilatih perlunya menghormati hak asasi manusia dan kebebasan mendasar", katanya.
Kenyans demand action on the sick policemen. Psychiatric evaluation must be made mandatory during police recruitment and carried out regularly#StopPoliceBrutality pic.twitter.com/2kp5S6thbJ
— MuthuiMkenya ð°ðª (@MuthuiMkenya) November 12, 2019
(Rachmat Fahzry)