Setelah itu petugas kepolisian dan Gegana pun datang ke rumah Airlangga untuk melakukan pengecekan isi dari tas yang mencurigakan itu. Saat dibuka, ternyata hanya berisi tali dan beberapa pakaian.
“Ternyata isinya baju dan tali plastik,” kata Suharyono.
Diketahui sebelumnya masyarakat baru saja digemparkan oleh aksi bom bunuh diri yang terjadi di kantor Polrestabes Medan, Sumatera Utara.
Ada enam orang menjadi korban bom bunuh diri yang terjadi pada pagi tadi. Mereka adalah Kompol Abdul Mutolip (Kasi Propam Polrestabes Medan) mengalami luka tangan kanan robek; Kompol Sarponi (Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan) mengalami luka robek bokong sebelah kanan.