Sementara penulis buku Teroris Kanan Indonesia yang juga Rektor Universitas Widyatama, Obsatar Sinaga menyatakan, bangsa Indonesia sejatinya mampu menangani permasalahan ancaman terorisme dan radikalisme.
“Saya kira kita mampu menangani,” kata Obsatar.
Menurutnya para terorisme menggunakan cara dengan menakut-nakuti masyarakat melalui terornya. Jika terornya berhasil membuat masyarakat resah dan takut, tujuan mereka melakukan teror pun tersampaikan.
“Makin kita takut, makin reaksi kita besar dan kemudian kebijakan pemerintah mengarah ke situ maka semakin besar terorisme,” ujar Obsatar.
Baca Juga : BNPT Ungkap 10 Provinsi Jadi Target Serangan Teroris
Karena itu, untuk mencegah aksi terorisme di Indonesia, dia meminta semua unsur untuk saling bersinegi dengan aparat yang berwajib. Seperti melakukan laporan apabila menilai ada kelompok yang mencurigakan.
“Masyarakat melaporkan ke pihak berwajib. Jadi enggak ada celah untuk terorisme berkembang di mana pun kalau semua rakyat melaporkan,” tuturnya.
Baca Juga : Fadli Zon Minta Pemerintah Tak Dramatisir Isu Radikalisme-Terorisme
(Erha Aprili Ramadhoni)