Namun, Ajat bersyukur saat ini fasilitas transportasi umum, seperti Bus Transjakarta dan kereta rel listrik (KRL), sudah ramah untuk penyandang disabilitas. Apalagi, tambah dia, kesadaran masyarakat sudah mulai terlihat dengan memberikan kursi prioritas bagi mereka yang lebih membutuhkan.
Ia mengatakan, harapan pemerintah, para penyandang disabilitas dapat diberi fasilitas yang ramah serta nyaman, bukan pelayanan yang dikhususkan.
Baca juga: Penyandang Tunanetra Minta Kemenhub Beri Sanksi PT KCI
"Ke depannya berharap untuk tangga di halte Transjakarta misalnya dibuat lebih landai. Selain mempermudahkan untuk teman-teman disabilitas, kan juga mempermudah lansia juga," ucapnya.
Ajat menambahkan, para penyandang disabilitas juga mengharapkan akses transportasi yang terintegrasi.
Baca juga: Lima Aktivis yang Perjuangkan Hak-Hak Disabilitas, Siapa Saja?
"Harapan utamanya akses transportasi yang terintegrasi, antarstasiun kereta dekat dengan halte Tranjakarta ataupun dekat dengan terminal bus. Itu yang kita minta supaya lebih mudah pelayanannya. Untuk DKI Jakarta sendiri alhamdulillah pelayanan transportasi sudah memenuhi apa yang teman-teman (disabilitas) butuhkan," tutupnya.
(Hantoro)