TULUNGAGUNG - Suasana duka menyelimuti Taman Kanak-Kanak (TK) Dharma Wanita Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung, dimana salah seorang korban bus terjun ke Sungai di Kesamben, Kabupaten Blitar merupakan kepala sekolahnya.
Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Kutoanyar ini menjadi satu di antara lima korban meninggal dunia rombongan studi banding kepala sekolah TK dan guru se-Kabupaten Tulungagung ke Pasuruan.
Salah seorang guru TK Dharma Wanita, Citra Titian mengatakan rombongan TK Dharma Wanita tersebut sebenarnya akan menuju Pasuruan.
"Mereka akan menuju Pasuruan untuk studi banding. Kita baru tahu peristiwa itu usai siswa pulang karena saat mengajar guru tidak boleh bawa handphone," tutur Citra pada Sabtu (7/12/2019) di sekolah TK Dharma Wanita, Tulungagung.