Belum diketahui apakah agenda pertemuan Jokowi dan Idham Azis apakah terbuka atau tertutup. Namun, pertemuan keduanya tak ada dalam agenda resmi kepresidenan.
Sebelumnya, Novel mengungkapkan sendiri Jokowi akan bertemu Idham Azis.
Dia menyebut tujuan pemanggilan mantan Kapolda Metro Jaya itu agar Jokowi mengetahui sejauh mana pengusutan kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya beberapa waktu lalu.
"Saya pastinya enggak tahu, cuman setelah 4 kali diberi waktu sama pak presiden, masa iya perintah presiden diabaikan, kan keterlaluan," kata Novel kepada wartawan, Senin (9/12/2019).
Baca juga: Soal Kasus Novel Baswedan, Polri: Ini Masalah Waktu Saja