Sebelumnya, kata dia, tahap pertama pemasangan di Kabupaten Bantul meliputi di Tambalan (Desa Srimartani), Bojong (Wonolelo) dan di daerah rawan longsor di wilayah Desa Sidomakmur. Dan pada tahap kedua memasang tiga unit EWS di Kulonprogo dipasang di daerah rawan tanah longsor di Ngrancah (Desa Pendoworejo), di Klepu (Desa Banjararum) dan di Jeruk (Desa Gerbosari).
”Pada tahap ketiga berikutnya akan melakukan pemasangan di daerah rawan tanah longsor di Kabupaten Gunungkidul,” sambungnya.
Baca juga: Jalur Kereta Bogor-Sukabumi Longsor, Perjalanan KA Pangrango Dibatalkan
EWS canggih yang terpasang di Kulonprogo dan Bantul menerapkan teknologi pengukuran curah hujan, pergeseran permukaan tanah dan perubahan iklinasi struktur tanah
BPBD DIY melakukan pengecekan EWS di Pedukuhan Ngrancah, Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo yang didampingi Kepala Bidang Penanganan Darurat Danang Samsurizal dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo Edi Wibowo.
(Awaludin)