Diketahui, aksi nekat dilakukan Winarsih. Ia mengajak kedua anaknya mengakhiri hidup dengan cara menegak racun pestisida. Sontak, aksinya itu menggemparkan warga Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.
Apalagi, saat ditemukan, polisi menemukan secarik surat yang diduga ditulis Winarsih sebelum melakukan aksi nekatnya. Diduga, perbuatan itu dilakukan dikarenakan Winarsih mengalami depresi.
Dalam kejadian itu, selain Winarsih, KD (8) putra keduanya tewas. Sedangkan ZIM (10) anak sulungnya berhasil diselamatkan. Meskipun saat ini kondisinya masih dalam keadaan kritis dan dirawat intensif di rumah sakit di Ponorogo.
(Khafid Mardiyansyah)