Menurut pria yang akrab disapa Gaja itu, masyarakat tak perlu khawatir dengan banyak ditemukannya ular kobra di beberapa wilayah belakangan ini. Dia menjelaskan, ular memang kerap nomaden dan tidak bersarang, dan biasanya sering ditemukan di pepohonan, retakan pondasi atau tembok, di bawah tumpukan barang, sampah, genteng, dan juga aliran air.
"Bermukimnya ular-ular berbisa ke area perumahan warga merupakan hal biasa, agar ular tetap bisa berlindung dari panas atau dari musuhnya, selain juga alasan si ular mencari makan. Yang jadi masalah adalah, kenapa dia bisa ditemukan dalam waktu yang cukup lama di wilayah permukiman. Itu dikarenakan pemukiman warga itu memilki tempat-tempat yang cocok," lanjutnya.
Karena lanjut dia, ular akan bertahan lama di suatu tempat, selama kebutuhan hidupnya terpenuhi. Selain dimungkinkan juga ular-ular itu menyelinap di rumah yang memiliki tempat yang disukai ular untuk bersarang.
"Bisa dengan cara membersihkan tempat tinggal kita, agar ular tidak nyaman dan si mangsanya tidak bersembunyi di tempat tersebut. Karena kalau bersih, ketika mereka datang itu mudah dideteksi," tandasnya.(put)
(Fiddy Anggriawan )