Rohanuddin berkata menara yang roboh saat ini pernah menjalani perawatan untuk memeriksa dan menguatkan pada tahun 2017 silam.
"Padahal, konstruksi tower tidak tanggung-tanggung dua tahun lalu sudah direvitalisasi. Jadi ini kejadian alam hujan deras, peristiwa alam ini membuat tower yang setinggi ini dengan besi berlapis, tower bisa rubuh. Ini padahal pernah diperbaiki dua tahun yang lalu untuk antisipasi ini. Jadi ini sudah dua kali terjadi. Tapi titiknya berbeda tahun 2005 peristiwa sama," beber dia.
Selain itu, Rohanuddin mengungkapkan jika menara milik RRI yang roboh itu sudah dilengkapi dengan penangkal petir, sebagaimana salah satu syarat utama.
"Syarat utamanya pasti ada penangkal petir. Semuanya peralatan kami built up," ucapnya.
(Edi Hidayat)