Sebelum kejadian, kata dia, terdapat jeda bunyi alarm untuk menandakan setiap kereta yang melintas. Usai kereta pertama melaju, alarm berhenti sejenak dan kembali menyala tanda kereta selanjutnya segera melintas.
Namun, kata dia, mobil yang dikemudikan oleh Bahrudin itu lolos menerobos, dan tertahan di tengah perlintasan kereta. Kata dia, mobil seperti tidak dapat melaju ketika berada ditengah rel, hingga Kereta Api Argo Parahyangan yang kian mendekat menggilas badan mobil hingga terseret beberapa meter.
"Kalau enggak salah mobil berenti kaya mati di tengah udah enggak jalan langsung ketabrak kereta," kata dia.
Adapun kondisi badan mobil mengalami rusak parah, ketujuh korban yang merupakan satu keluarga langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi.
Berikut identitas sopir dan para penumpang yang dikabarkan tidak ada yang selamat atas peristiwa nahas tersebut:
1. Bahrudin (sopir) (51), beralamat di Jalan Arjuna III No. 34 Rt. 007/007 Kel. Utan Kayu Selatan Kec. Matraman Jakarta Timur.
2. Watinah (50).
3. Syarifudin (49).
4. Santi (30).
5. Didit (12).
6. Yanda (32).
7. Yanto (55).
Kini semua korban sudah dilakukan pemakaman. Semua keluarga itu dimakamkan di dua tempat yakni lima jasad dimakamkan di TPU Kemiri Pulogadung dan dua jasad lainnya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung.
(Awaludin)