Lokasi Lubang Raksasa di Tanah Sulawesi Diduga Bekas Sungai

Herman Amiruddin, Jurnalis
Selasa 24 Desember 2019 07:26 WIB
Lubang Raksasa di Maros, Sulsel (foto: Okezone/Herman Amiruddin)
Share :

MAKASSAR - Fenomena tanah amblas hingga mebentuk lubang raksasa di Dusun Tana Takko, Desa Lebbo Tangngae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, lokasinya diduga bekas sungai purba.

Kapolsek Camba AKP Haedar mengatakan, lokasi amblasnya tanah ada di tengah persawahan milik warga. Namun, hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab amblasnya tanah hingga membentuk lubang raksasa.

Baca Juga: Suara Gemuruh Awali Munculnya Lubang Raksasa di Tanah Sulawesi

 

Lubang Raksasa di Maros, Sulsel (foto: Okezone/Herman Amiruddin)

"Kami dan kepala desa masih menunggu hasil penelitian oleh pihak ahlinya untuk mengetahui penyebab amblasnya tanah," kata Haedar, Senin 23 Desember 2019.

Dia menambahkan, jika melihat dari struktur tanah di lokasi lubang raksasa, sepertinya dekat dari sungai. Diperkirakan, lokasi sebelumnya diduga merupakan sungai purba.

"Jika dilihat ke dalam lubang terdapat batu dan tanahnya hampir sama dengan batu dan tanah yang ada pada sungai yang tidak jauh dari lokasi," lanjutnya.

Saat ini polisi telah mengambil langkah-langkah, yaitu memasang garis polisi di sekeliling lubang, agar warga tidak mendekat. Sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sampai saat ini tanah masih longsor diperkirakan jika turun hujan kemungkinan masih bisa terjadi longsor di sekitar lubang," ucapnya.

Baca Juga: Viral Muncul Lubang Besar di Tanah Kosong 

Lubang Raksasa di Maros, Sulsel (foto: Okezone/Herman Amiruddin)

Sampai saat ini aparat kepolisian bersama kepala Desa Lebbo Tengngae terus melakukan koordinasi, untuk dilakukan penelitian dengan pihak terkait atau lembaga peneliti geologi.

"Untuk dilakukan penelitian apa penyebabnya hingga tanah amblas/di tengah sawah," pungkasnya.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya