Selain pohon tumbang, juga terjadi longsoran tebing di wilayah Hargotirto, Kokap yang mengenai rumah warga.
Sampai saat ini BPBD belum akan menetapkan status siaga darurat bencana. Meski begitu, jajarannya selalu siap sedia saat terjadi bencana. Terlebih mengingat prediksi dari BMKG, hujan disertai angin kencang masih akan mengancam wilayah Kulonprogo.
“Kita sudah rakor dengan kepolisian, TNI, Basarnas, DPUPKP dan juga dari relawan, tetapi kita belum akan tetapkan status siaga,” ucapnya.
Penanganan bencana, Ariyadi, tidak cukup hanya mengandalkan BPBD dan relawan. Masyarakat juga harus terlibat aktif. Saat ini sudah ada 43 Desa Tangguh Bencana (Destana), baik di daerah rawan banjir, longsor ataupun tsunami.
Tahun ini akan ada 10 Destana yang akan dibentuk, untuk mengejar target 75 Destana pada 2022.
(Qur'anul Hidayat)