Salah satu sopir yang mengangkut dari Bekasi Timur, Jamal mengatakan bahwa ada sekitar 30 unit yang dikerahkan dari perusahaanya dalam mengangkut sampah-sampah perabot milik warga Bekasi ini.
"Katanya ada 30, cuma belum tahu keluar semua atau tidak. Soalnya untuk hari ini katanya cuma lima," kata Jamal kepada Okezone, Selasa (7/1/2020).
Jamal mengatakan, petugas pembersih di Bekasi Timur agak kesulitan dalam memuat sampah warga itu. Pasalnya, unit yang dia bawa merupakan kendaraan truk besar, sehingga petugas pembersih harus melakukan estafet.
"Prosesnya lama juga, dari jam 11.00 WIB muat baru selesai jam 13.20 WIB. Belum lagi perjalananya memakan waktu 2 jam," kata pria asal Cileungsi itu.
Untuk pengangkutan hari ini, Jamal mengaku hanya diberi jatah 1 rit. "Untuk hari ini satu, besok lagi," katanya.
Jamal pun mengaku pasrah dengan kondisi antrean yang cukup panjang. Terlebih dengan kondisi pasca banjir. "Mau gimana lagi, ikutin aja," katanya.
(Awaludin)