Model kemitraan ini didukung dengan akses pembiayaan melalui KUR, skema kredit investasi di perbankan, pembiayaan, non bank, pembiayaan lintas K/L CSR BUMN.
Pada tahun ini, pengembangan produk KUMKM dilakukan di destinasi pariwisata khususnya di destinasi wisata super prioritas yakni, Kabupaten Manggarai Barat (Labuan Bajo), Kabupaten Lombok Tengah (Mandalika), Kabupaten Toba Samosir (Danau Toba), Kabupaten Magelang (Borobudur), Kabupaten Minahasa (Likupang), dengan membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) berikut mengembangkan bisnis model yang berkelanjutan.
Bersama seluruh pelaku dan skateholder terkait, Kementerian Koperasi dan UKM mengejar kenaikan kontribusi PDB dan ekspor KUMKM melalui program-program prioritas yang dijalankan. Diproyeksikan pada 2020, potensi kenaikan ekspor KUMKM mencapai 18,12% dan PDB UMKM mencapai 61%. Juga terkait peningkatan jumlah koperasi modern dan terwujudnya UMKM naik kelas.
(cm)
(Fahmi Firdaus )