Pria 25 tahun kelahiran Lamongan itu juga mengaku sempat kesal kemarin. Sebab tidak ada jalan keluar dari jebakan banjir yang merendamkan motornya hingga sampai di atas ban motor.
Baca juga: Selain Mayjen Sungkono, Lokasi Ini Juga Rawan Banjir di Surabaya
"Terpaksa kemarin motor saya dorong lumayan jauh, cari dataran yang lebih tinggi untuk parkir. Terus saya coba nyalain enggak bisa. Mogok. Saya terus hubungi saudara untuk dorong ke rumah. Saya terjebak banjir itu dari sore sekitar pukul 16.00 hingga pukul 18.30 WIB. Ampun mas rasanya," ceritanya.
Fitrah berharap, dari kejadian banjir tersebut, Pemerintah Kota Surabaya segera melakukan penanganan, pembenahan, agar banjir seperti kemarin tidak terulang lagi. Karena sangat mengganggu aktifitas.
"Mudah-mudahan banjir seperti kemarin tidak terulang lagi. Karena kalau motor mogok, ya susah mas kalau berangkat kerja," tandasnya.
(Awaludin)