TANAH DATAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, membersihkan material lumpur dan batu yang menghalangi jalan akibat banjir bandang. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar menyebut ada dua rumah dan dua toko rusak.
"Kerugian, itungan sementara ada hunian dua rumah rusak. Dua tempat usaha rusak. Sarana PDAM, termasuk gudang, rusak," kata Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar Thamrin, Sabtu (18/1/2020), mengutip dari iNews.id.
BPBD kini fokus membersihkan material longsor di jalan-jalan utama. Ditargetkan pembersihan selesai tiga hari ke depan.
"Kita targetkan selesai tiga hari ke depan," kata Thamrin.
Banjir Bandang di Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, terjadi pada Jumat 17 Januari 2020. Ribuan warga mengungsi akibat banjir bandang tersebut.