WASHINGTON - Pentagon mengatakan bahwa 34 tentara Amerika Serikat (AS) didiagnosis menderita cedera otak traumatis (TBI) setelah serangan rudal Iran di pangkalan mereka di Irak. Seorang juru bicara mengatakan, dari 34 tentara tersebut, 17 di antaranya masih dalam pengawasan.
Sementara, Presiden Donald Trump mengatakan tidak ada warga AS yang terluka dalam serangan rudal pada 8 Januari, yang merupakan pembalasan atas pembunuhan jenderal pasukan elite Iran oleh AS.
BACA JUGA: Pangkalan Pasukan AS di Irak Diserang Selusin Rudal, Iran: Pembalasan untuk Soleimani
Trump mengatakan tidak adanya korban warga AS itu merupakan salah satu pertimbangan dalam keputusannya untuk tidak menyerang Iran.
Namun pekan lalu, Pentagon mengatakan 11 anggota militer AS telah dirawat karena gejala gegar otak akibat serangan itu.