6 Tradisi Menyambut Kelahiran Bayi di Indonesia

Alifa Muthia Diningtyas, Jurnalis
Senin 27 Januari 2020 14:47 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

5. Baayun Mulud, Banjar

Tradisi Baayun Mulud berasal dari masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Selain itu, tradisi ini tidak dilakukan kepada bayi yang baru lahir melainkan kepada anak yang berusia 1-5 tahun.

Tradisi ini selalu dilaksanakan setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Baayun Mulud terdiri dari dua kata. Baayun berarti berayun dan Mulud dari kata Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Makna Tradisi Baayun Mulud yakni sebagai pengharapan orangtua kepada buah hatinya agar menjadi pengikut setia Nabi Muhammad SAW dan senantiasa menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.

6. Selapanan, Jawa

Masyarakat Jawa juga mempunyai tradisi dalam menyambut kelahiran bayi. Tradisi itu bernama Selapan yang berarti 35 hari. Sehingga, Tradisi Selapan merupakan tradisi yang diselenggarakan saat bayi berusia 35 hari.

Pada tradisi Selapan terdapat tumpeng yang berisi makanan yang akan dibagikan kepada tetangga, saudara, hingga kerabat. Dalam tumpeng itu nantinya akan diisi nasi putih, hingga urap yang terdiri dari sayuran yang diberi bumbu serundeng.

Adapun penyajian tumpeng sebagai harapan kedua orang tua bayi agar anaknya kelak bisa bermanfaat bagi sesama.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya