"Hari ini Esemka menjadi bagian dari kendaraan dinas Pemkot Semarang yang peruntukannya sebagai mobil sarpra BRT Trans Semarang. Ke depannya saya rasa masih banyak peluang," ujar Hendi.
"Ini sudah dua, anggaran perubahan bisa ditambah dua lagi. Kami upayakan konsisten mendorong produk anak bangsa menjadi produk yang berkembang," imbuhnya.
Plt Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setiawan, mengungkapkan jika mobil Esemka Bima 1.3 yang digunakan oleh instansinya ada pada kisaran harga sekitar Rp120 juta.
Dengan harga tersebut untuk tipe standar, Esemka pun diyakini mampu memenangkan pasar mobil niaga di Indonesia.
"Ini sekaligus mendukung program Bapak Presiden untuk bisa menggunakan produk lokal," cetusnya.
(Khafid Mardiyansyah)