MANGUPURA – Cuaca ekstrem melanda Badung, Bali, dalam dua hari terakhir. Tercatat sebanyak 22 bencana terjadi dalam dua hari terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Badung, Bagus Nyoman Wiranata, mengatakan bencana alam akibat cuaca ekstrem hampir terjadi di seluruh kecamatan, seperti Kecamatan Petang, Mengwi, Kuta, Kuta Utara, dan Abiansemal.
“Hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan banyak pohon tumbang. Berdasarkan catatan kami dari tanggal 30 -31 Januari, terjadi 22 kejadian,” ujar Bagus Wiranata, melansir Balipost.com, Sabtu (1/2/2020).
Menurutnya, dari puluhan kejadian yang ditangani BPBD, pihaknya mencatat bencana akibat cuaca ekstrem dominan terjadi di Kecamatan Petang. Di antaranya, pohon tumbang menutupi badan jalan di Banjar Lipah, Desa Petang, pohon tumbang menutupi badan jalan di depan wisata tukad ngongkong, Banjar Sandakan, Desa Sulangai, pohon tumbang menutupi badan jalan di Banjar Mekarsari, Desa Carangsari, pohon tumbang menutupi badan jalan di Banjar Senapan, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, pohon tumbang menutupi badan jalan di Jalan Raya Kerta, Desa Kerta, dan pohon tumbang menimpa atap rumah warga di Banjar Beng, Desa Carangsari.
“Ada sembilan kejadian yang tercatat di kami. Selain enam kejadian pohon tumbang, ada tiga kejadian tanah longsor dan senderan jebol. Seperti tanah longsor menutupi badan jalan di dekat Pura Rambut Siwi, Desa Getasan, senderan jebol mengakibatkan Tembok Penyengker roboh di SD 1 Getasan, tembok penyengker roboh di Banjar Getasan Kauh, Desa Getasan, Kecamatan Petang,” tuturnya.
Selain di Kecamatan Petang, BPBD Badung mencatat kejadian di Abiansemal sebanyak 2 titik, di Mengwi 6 titik, Kuta 2 titik, Kuta Utara 3 titik.
“Yang terakhir terpantau hingga pukul 15.00 Wita adalah angin puting beliung yang mengakibatkan atap sekolah di SD 2 Tibubeneng jebol,” ucapnya.
Baca Juga : Ramalan Cuaca: Hujan Lebat Februari-Maret, 10 Provinsi Waspada Banjir
Melihat kondisi tersebut, Bagus Wiranata mengimbau kepada seluruh masyarakat Badung untuk tetap waspada terhadap bencana yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat waspada dan berhati-hati saat bepergian. Terlebih saat hujan lebat disertai angin kencang yang rawan mengakibatkan pohon tumbang,” tuturnya.
Baca Juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, BNPB Ingatkan Posko Kesigapan Penting Didirikan
(Erha Aprili Ramadhoni)